Pages

7.2.12

Nostalgila

0 bla bla (s)
















judulnya bukan salah ketik. post ini benar-benar berhubungan dengan kegilaan remaja dengan para aktor Asia yang sampai sekarang tidak ada habisnya. ini juga tidak ada hubungannya dengan bulan Pebruari yang katanya penuh cinta. hanya saja, tweet @perempuansore tersebut benar-benar membuat tertohok. mengapa saat patah hati seseorang bisa menulis lebih banyak dibandingkan dengan saat jatuh cinta? karena butuh katarsis untuk meredakan emosi negatif yang mengganggu itu.

saya sedang tidak jatuh cinta, dan sedang tidak patah hati. haha. saya bohong. kenyataannya, saya hampir setiap  hari jatuh cinta, dan saya jatuh cinta pada objek yang seringkalinya tidak nyata, para aktor drama Korea ataupun pemain sepak bola. dosen Aneks saya pernah berkata di salah satu pertemuan agar kami para pecinta artis Korea berhenti terlalu mengidolakan (baca: tergila-gila akan) mereka karena mereka itu sama sekali untouchable, dan menyarankan kami untuk lebih realistis dan mencari yang touchable. namun pertanyaan yang terlintas di otak saya: bagaimana kalau yang touchable itu ternyata unreachable? haha.. menyedihkan.

baiklah, inilah mereka para pria untouchable dan juga sayangnya unreachable yang sejak saya SD sampai sekarang MTA berhasil menimbulkan perilaku labil dan kadang tidak masuk akal (sebut saja jatuh cinta). mulai dari membeli tabloid berisikan artis Asia seperti AsianPlus atau AsianStar pada zaman SMP yang harganya mahal, sampai sekarang, mengunduh setiap serial yang dibintangi mereka demi bisa mencapai kondisi "reachable" tersebut, walau semuanya semu.

Song Seung Hun
ini crush pria Korea pertama saya, saat sedang booming-boomingnya drama Endless Love yang sedih itu. walaupun karakternya disana sungguh menyebalkan karena kurang tegas, sosoknya benar-benar cool dengan alisnya yang tebal dan matanya yang ikut tersenyum saat tersenyum dan ikut menangis saat ia berakting sedih.
para wanita, nonton sendiri kalau tidak percaya. saya bahkan menonton ulang serial ini saat kuliah (niat).
di Summer Scent yang terjadi malah sebaliknya. apa karena rambutnya dikeritingin dan sosok cool itu telah hilang, keadiktivan menjadi sedikit hilang. ntahlah, namanya juga saat itu remaja yang sedang mencari jati diri. mungkin saya harus menonton My Princess ASAP dan mengembalikan rasa yang sudah lama hilang. *mintadigampar*



Toro
ini semua gara-gara serial Taiwan zaman saya SMP berjudul Snow Angel. saya sekarang bahkan sudah lupa kenapa bisa sangat cinta mati sama serial itu padahal isinya penuh dengan cerita sedih. tsk. bahkan saya  bela-belain minjem VCD-nya ke rental, udah gitu melalui teman saya pula. sampai-sampai saat itu saya dan teman saya melakukan barter agar saya dapet poster Toro. sebagai gantinya, saya merelakan pernak-pernik telenovela Amigos. dan sekarang poster itu udah dilepas mama saya dari dinding kamar (tanpa sepengetahuan saya pula) dan mungkin sudah dibuang atau dibakar. -_-" Toro sih emang cool banget disana, apalagi kalau udah naik kuda dan bergaya koboi. tapi yang masih saya ingat, akting nangisnya itu nggak banget. dan sekarang sih udah ngga tau lagi kabarnya gimana, ngga pernah update lagi, LOL.


Jay Chou
zaman SMP-SMA, disaat kebanyakan teman-teman saya suka pada band-band yang sedang tenar ataupun artis dari ajang pencarian bakat, saya malah sedang tergila-gila dengan Jay Chou. awalnya sih karena dengerin lagu Orange Jasmine di TV meski ga ngerti artinya apa.
yang pasti sih suaranya bagus, tenor, dan permainan pianonya juga keren. kemudian lanjut hunting album November's Chopin dan bahkan bela-belain nyari VCD-nya biar bisa puas liat video clip-nya. Nocturne di November's Chopin lebih juara lagi saat itu, ya walaupun udah ketahuan dari klip-nya kalo itu lagu sedih. ga puas mendengar lagunya saja, saat itu saya bahkan membeli majalah/tabloid yang ada hubungannya dengan Jay Chou. bahkan kalender yang ada Jay Chou juga saya embat. haha. namun makin lama Jay Chou makin nyebelin karena musiknya semakin jauh dari ballad.


Hyun Bin
Hyun Bin muncul di serial My Lovely Samsoon saat saya SMP dengan karakter seorang manajer muda. saya lupa mengapa saya bisa jatuh cinta saat itu. tapi yang saya ingat adalah, senyuman Hyun Bin mampu membuat orang yang melihatnya menjadi ikut tersenyum. that's it! ditambah lagi dengan lesung pipitnya itu. ya bisa ditebak selanjutnya. hunting serial lain yang dibintanginya seperti Snow Queen ataupun Secret Garden. dan sejujurnya - mungkin karena perkembangan style dan zaman - saya semakin merasa kalau gaya Hyun Bin itu semakin aneh kalau rambutnya dibelah pinggir. satu-satunya yang tidak berubah adalah senyumnya yang bisa membuat orang lain ikut tersenyum. kyaaaa~~~


Lee Min Ho
engga tau deh. tapi ini kisah yang sedikit cheesy untuk diceritakan, bagaikan dua orang yang saling membenci dan pada akhirnya saling jatuh cinta. oke, Lee Min Ho tidak kenal aku dan juga tidak membenciku. alasannya adalah Boys Before Flowers yang tiba-tiba muncul sebagai versi Korea dari Hana Yori Dango yang sangat tidak saya sukai karena para pemerannya, terutama Lee Min Ho. anehnya, kebanyakan para pecinta drama Korea jadi addict gara-gara serial yang satu ini. individual differences, huh? dan saat saya sedang butuh drama Korea dan memilih City Hunter karena ada Lee Kwang Soo disana, saya malah nyasar dan jatuh cinta pada Lee Min Ho seakan Sang Cupid telah salah menembakkan panahnya. Uhlala~ so, saya pun labil dan bela-belain mengunduh Personal Taste dan kemudian BBF (yang ternyata tidak mampu diselesaikan karena membosankan). saya tidak peduli Lee Min Ho operasi plastik atau tidak, itu haknya karena profesinya sebagai entertainer dan demi menjaga eksistensinya di dunia entertainment Korea yang keras. memang sih ada perubahan pada bentuk wajahnya. tapi yang paling killer dari LMH adalah senyum lebarnya yang memamerkan giginya yang rapi. serta suaranya yang... khas dan beda. hihi... dan ternyata dia lebih pro dan killer lagi di Personal Taste, walaupun karakternya sebagai pria yang kaku dan kurang asertif. hemm.



itulah sekilas gambaran fangirling yang terjadi pada diri saya. namun, fangirling saat saya SMP-SMA tentu saja tidak berjalan lancar. hambatan utamanya berasal dari larangan menonton TV terlalu lama/sering dari orang tua. ya cara memuaskannya ternyata baru bisa tercapai bertahun-tahun berikutnya saat kuliah, dimana terjadi suatu nostalgila karena kembali ke masa lalu menemukan sosok pria-pria untouchable dan unreachable itu. hal lain yang menyenangkan adalah menemukan teman-teman sesama jenis yang bisa nyambung jika ngobrolin artis-artis Asia dan sebagai sumber bergiga-giga mood booster.

entahlah. tapi rasanya ada perbedaan antara mereka yang untouchable unreachable dengan mereka yang touchable unreachable. yang pertama cenderung cepat menghilang, yang kedua cenderung bertahan lama, like a bad habit.

27.1.12

F-Yeah Quack

0 bla bla (s)
sesungguhnya saya bukan generasi Spongebob. atau Dora, Naruto, dan lain-lain. dengan bangga saya mengakui bahwa saya adalah generasi Donald Bebek, Paman Gober, Gufi, dan kawan-kawannya yang ada di Album Donal Bebek maupun Poket Paman Gober. walaupun gambarnya suka ribet dan amburadul (apalagi poket Paman Gober yang hitam putih), tapi tetap aja mereka-mereka itulah yang jadi maskot zaman kanak-kanak tahun 90-an.

ah, langsung saja. inilah beberapa bebek yang terkenal dan menakjubkan dan yang keren-keren itu (btw, tidak semua bebek ada disini. selain karena silsilahnya puanjaaang dan ribet, mending cari di wikipedia deh, lebih lengkap, LOL)


Paman Donal (Donal Fauntleroy Bebek) - Donald Duck

para penggemar Donal udah kenal lah ya Donal Bebek yang berhutang pada pamannya sendiri (Gober Bebek, bebek terkaya di dunia). agak ceroboh, mudah marah, namun pintar bikin kue, sayang pada ponakan-ponakannya Kwak, Kwik, dan Kwek, dan cinta mati sama Desi Bebek. selalu dalam persaingan dengan Untung Angsa untuk memperoleh perhatian dari Desi.
walau demikian, Donal selalu dapat ajakan dari Paman Gober untuk mencari harta karun di seluruh penjuru dunia bersama dengan ketiga keponakannya dan Buku Panduan Pramuka mereka.







Paman Gober (Gober Bebek) - Scrooge McDuck


inilah si Bebek Terkaya di dunia. tinggal di gudang uangnya yang tak mampu ditembus oleh Gerombolan Siberat karena penuh dengan berbagai jebakan. walaupun kaya raya, Paman Gober terkenal pelit, walau dengan ponakannya sendiri, Paman Donal. bahkan Donal harus bekerja dengannya demi membayar hutangnya. obsesinya mengumpulkan harta karun yang ada di seluruh dunia dan selalu melibatkan Donal dan ketiga cucunya untuk membantu. walau suka menipu agar Donal mau ikut, tapi Gober tidak hanya santai. Gober ahli berbagai bahasa sehingga dalam pencarian hartanya mereka bisa saling membantu. bahkan kabarnya (ntah dari mana) kekayaan Gober akan diwariskan pada Donal.


Desi Bebek - Daisy Duck


Desi Bebek adalah pacarnya Donal. walaupun demikian, ia masih sering mendapat perhatian dari Untung Angsa dan nerima-nerima aja. makanya Donal merasa tersaingi. namun, Desi tetap memilih Donal kok. Desi juga punya tiga ponakan, namanya Titi, Tita, dan Tati. aseli, kenapa mirip kayak Paman Donal sih? hihihi. Desi digambarkan lebih penyabar dibanding Donal walaupun kadang menjadi pamarah juga. ia juga lebih pintar sehingga sering terkesan mengatur Donal. namun itu semua karena ia sangat suka pada Donal dan Donal juga cinta mati pada Desi, ya jadi apa boleh buat. haha




Kwik, Kwek, dan Kwak - Huey, Dewey, Louie


inilah ketiga keponakan Paman Donal yang imut-imut, pintar, dan anggota pramuka siaga yang disiplin (halah). cara membedakannya sih dengan melihat dari warna baju atau topi yang mereka pakai. Kwik merah, Kwek biru, dan Kwak hijau. walaupun mereka anggota pramuka yang pemberani dan sering membantu Donal dan Paman Gober, mereka juga suka jahil. karena aktif di pramuka siaga dan selalu membawa buku panduan, mereka banyak membantu Paman Gober kalau sedang mencari harta karun, terutama dalam menghindari berbagai jebakan dan mengetahui asal-usul suatu benda. sudah lucu, cerdik pula...






Lang Ling Lung - Gyro Gearloose


Lang Ling Lung adalah penemu di Kota Bebek. sering muncul dengan penemuan barunya saat Paman Gober akan menjalankan suatu misi. seringnya sih penemuannya itu produk gagal, walau emang ada juga yang berguna. di beberapa cerita digambarkan bagaimana "ledakan" terjadi di laboratoriumnya Lang Ling Lung. mungkin karena sering meledak itu ya namanya jadi disebut Lang Linglung.





Untung Angsa - Gladstone Gander


sesuai namanya, bebek yang satu ini disebut sebagai bebek yang paling dan selalu beruntung walau sifatnya yang malas. ia sering membuat Donal kesal karena berusaha mencari perhatian dari Desi, terutama dengan cara memberi hadiah. hal itu tentu saja sedikit sulit dilakukan Donal yang tidak punya uang. namun demikian berulang kali ia harus menerima bahwa Desi lebih memilih Donal. nah lho, dalam hal cinta sepertinya ia kurang beruntung. hahaha. hal paling kontras yang membedakannya dengan Donal tentu saja sifat Donal yang sering mendapat sial. Untung Angsa juga sering dipercaya Gober untuk melaksanakan tugas yang berat.






Brigitta - Brigitta McBridge

Brigitta lebih sering muncul di poket Paman Gober, terutama di tengah-tengah petualangan mencari harta karun. Brigitta ini naksir abis sama Gober, sementara Gober sendiri merasa terganggu dengan perhatian yang diberikan Brigitta dan selalu berusaha menghindar. Brigitta malah sering diceritakan mengikuti Gober kemanapun ia pergi walau harus menyamar agar tidak ketahuan. walaupun selalu ditolak, namun Brigitta cukup sering membantu Gober mencapai tujuannya. dan saat itulah hati Gober mulai lunak. namun di episode berikutnya, ya kembali lagi ke Gober yang dulu. hihihi








Agus Angsa - Gus Goose

Agus Angsa adalah sepupu Donal Bebek yang tinggal di Desa Angsa bersama Nenek Bebek. yak, seperti terlihat di gambar, Agus adalah Angsa yang suka makan namun pemalas dan jarang mengerjakan pekerjaan di peternakan. ekspresinya juga suka terlihat sedang bingung dan lamban. tapi lucu juga liatnya tidur-tiduran gitu dengan perut buncitnya.






baiklah. sepertinya cukup mereka saja yang diumbar. yang lainnya karena emang ga hafal dan jarang muncul di komik dalam cerita yang panjang, ya akhirnya berlalu begitu saja.

kembali ke yang telah disebutkan di awal, Donal Bebek dan rekan-rekannya ini benar-benar keren. alasannya adalah karena merekalah yang menghasilkan beberapa penemuan dan ide dalam beberapa film.
contohnya adalah, Paman Gober menemukan ide film Inception terlebih dahulu. tentu saja hal itu ada dalam salah satu petualangannya dengan keponakannya. Donal Bebek bahkan menemukan cara menaikkan kapal yang tenggelam dan menemukan salah satu molekul baru sebelum ilmu pengetahuan. dan yang paling mengagetkan adalah, Paman Gober menciptakan komik Jepang (manga).

percaya tidak percaya, mereka... keren.

21.1.12

That's Brutal

1 bla bla (s)
"Human feelings are so complicated, like a spider's web."
"What's a scissor for? Just cut it with a scissor."

- Go Eun Chan & Go Eun Sae

14.1.12

The Zahir [2005]

0 bla bla (s)
"When someone leaves, it's because someone else is about to arrive."





"Seorang suami ditinggalkan istrinya tanpa alasan, tanpa jejak. Kepergiannya menimbulkan pertanyaan besar yang makin menggerogoti hati dan pikiran, kenangan yang ditinggalkannya tak terhapuskan, hingga menjadi obsesi yang nyaris membawa sang suami pada kegilaan. Untuk menjawab pertanyaan "Mengapa" itu, sang suami menelusuri kembali jejak kebersamaannya dengan sang istri, hal-hal yang terjadi dalam perkawinan mereka, hingga terjadinya perpisahan itu. Pencarian ini membawanya keluar dari dunianya yang aman tenteram, ke jalur yang tidak dikenalnya, dan membuka matanya terhadap makna cinta serta kekuatan takdir."

The Zahir (2005) by Paulo Coelho

Sesungguhnya novel ini dibeli ditengah kebingungan untuk memilih novel Paulo Coelho mana yang akan dicoba. Dan setelah membaca resensi diatas yang ada di cover belakangnya, tertohok rasanya. Selain itu karena bukunya lumayan tebal dan sangat cocok untuk killing time saat liburan. Haha! Ya sudahlah ya.
Karena saya males meresensi (dasar pemalas), dan supaya post kali ini tidak terlalu singkat, inilah beberapa kutipan yang bagus menurut saya. Oh iya, satu lagi. Endingnya sungguh sungguh membuat saya kesal. Sepertinya harus mulai terbiasa dengan film/drama/novel yang endingnya bergantung pada persepsi penonton/pembaca. *sigh

"Sahabat sejati kita adalah mereka yang ada di dekat kita bila sesuatu yang baik terjadi. Mereka bersorak merayakan kemenangan kita dan memberi semangat pada kita untuk meraih kemenangan-kemenangan lagi. Teman-teman palsu hanya muncul di saat-saat sulit, dengan wajah sedih dan bersimpati, padahal penderitaan kita menjadi obat penawar bagi kehidupan mereka yang merana."

"Cinta adalah kekuatan yang tak akan pernah ditundukkan. Kalau kita berusaha mengendalikannya, cinta akan menghancurkan kita. Kalau kita berusaha mengurungnya, cinta akan memperbudak kita. Kalau kita mencoba memahaminya, cinta akan meninggalkan kita dalam kebingungan.
Kekuatan ini ada di dunia untuk membuat kita bahagia, untuk membawa kita lebih dekat pada Tuhan dan pada tetangga-tetangga kita."

"Esther bertanya, kenapa orang sedih. 'Sederhana saja,' kata orang tua itu. 'Mereka terpenjara oleh sejarah mereka masing-masing. Semua orang percaya tujuan utama hidup ini adalah mengikuti suatu rencana. Mereka tidak pernah bertanya apakah rencana itu memang rencana mereka, atau dibuat oleh orang lain. Mereka menumpuk pengalaman, kenangan, ide-ide orang lain, dan semua itu jauh lebih banyak daripada yang sanggup mereka tangani. Itu sebabnya mereka melupakan impian-impian mereka.'"

Zahir-ku bukanlah suatu metafor romantis - bukan seorang lelaki buta, sebuah kompas, seekor harimau, atau sekeping uang logam. Zahir-ku mempunyai nama.

12.1.12

Rain-Soaked Puppy

0 bla bla (s)
just getting started with Personal Taste (2010) and it's a big shock that there's a woman called Park Gae In lives in this world with her "complicated" character.

Episode 4.
oh yeah. another fictional character!